gadgets, foods and travel

Berawal dari rasa penasaran karena melihat temen yang baru beli iPhone 3G telkomsel tapi kok bisa pake operator lain akhirnya membuat saya ingin memuaskan rasa penasaran dengan men-restore kembali iPhone 3G 8Gb. Dan ternyata pada saat aktivasi melalui iTunes setengah tidak percaya saya mendapatkan tampilan di iTunes yang menyatakan bahwa iPhone saya sudah berhasil di Unlock secara resmi dari iTunes… woooooww senangnya.
Caranya sangat mudah, colokan iPhone ke komputer lalu buka iTunes, sebaiknya sebelum kita melakukan proses restore backup dahulu iPhone dengan meng-klik tombol Sync. Setelah proses backup dan syncronisasi seselai klik tombol Restrore dan ikuti proses yang ada, tunggu sekitar 10 menit. Setelah proses restore selesai biarkan iPhone teteap tercolok sampai proses aktivasi selesai dan iPhone kita sudah resmi di Unlock tanpa melakukan proses unlock ilegal yang bisa membatalkan garansi.
Setelah beberapa kali menghubungi Telkomsel melalui call center 111 untuk bisa mengaktifkan fasilitas Internet Tethering tapi berujung kekecewaan karena cuma di lempar dari costumer service satu ke yang lain tanpa ada yang bisa menjelaskan bagaimana mengaktifkan fasilitas ini, tapi akhirnya nemu juga solusinya di internet. Cara ini bisa kita lakukan sendiri tanpa bantuan Telkomsel sekali pun. Berikut ini adalah step-step untuk mengaktifkan fasilitas ini di iPhone kita.
Pertama masuk ke website http://www.iphone-notes.de/mobileconfig/ dan akan muncul tampilan seperti ini.

Ada dua cara untuk dapat mengaktifkan fasilitas ini, yang pertama dengan membuka alamat website ini di iPhone atau membukanya di komputer dan mengirimkan file setting ke email.
Untuk pengguna Simpati bisa langung saja ke menu Carrier dan pilih ID telkomsel, setingan ini menyertakan username dan password dan biaya internet akan di charge adalah tarif GPRS regular Telkomsel, ada juga beberapa pilihan operator yang ada di Indonesia yang lain, sedangkan untuk pengguna paket iPhone kartu Halo pilih Custom Carrier dan isi Name dengan Telkomsel lalu isi APN dengan internet dan kosongkan Username dan Password.
Bila kita membuka alamat website ini melalui iPhone alamat email bisa dikosongkan lalu pilih ketik kata pengaman yang tertera dan langsung klik download, tapi kalau kita membuka website ini di komputer kita harus masukan dulu alamat email sebagai alamat yang akan dikirimi file konfigurasi internet tethering lalu klik send.
Langkah kedua adalah meng-install file konfigurasi yang sudah berhasil kita download atau sudah kita terima di email. Setelah file konfigurasi ini terinstall lalu kita sudah bisa mengaktifkan fasilitas internet tethering di iPhone di menu Settings > General > Network > Internet Tethering. Internet tethering ini bisa di aktifkan melalui koneksi bluetooth atau USB.
Selanjutnya pada langkah ketiga, sekarang kita akan menghubungkan koneksi internet dari iPhone ke komputer kita, saya menggunakan Macbook. Untuk mengaktifkan nya pada menu Bluetooth yang ada di panel atas kita pilih Connect to Network dan komputer kita sudah terhubung dengan internet dari iPhone kita. Kecepatan internet akan menyesuaikan dengan jaringan yang sedang didapat sesuai dengan yang tertera di indikator pada iPhone.

Sedangkan kalau melalui USB, pada Network setting akan muncul sebuah port baru yang aktif.


Untuk mengakhiri koneksi melaui bluetooth bisa dilakukan dengan mematikan internet tethering di iPhone atau mematikannya di menu bluetooth di komputer dengan meng-klik Disconnect from Network, sedangkan untuk mematikan koneksi internet memalui USB harus dilakukan dari iPhone.

Kesimpulan, baru kali ini saya melakukan internet sharing dari ponsel ke komputer dengan sangat mudah tanpa melakukan seting apa pun di komputer, hanya melakukan sedikit seting di iPhone dan kita langsung terkoneksi dengan internet di komputer. Ini sangat membantu bagi orang yang tidak terlalu paham tentang komputer. Telkomsel belum siap dengan call center untuk mendukung iPhone terutama dengan update iPhone OS 3.0.
Saya akan update posting ini dengan seting pada PC.
Setelah hampir tiga tahun iPhone melanglang buana di dunia ponsel touch screen dengan hampir tanpa pesaing yang sepadan dengan fitur-fitur inovatifnya, akhirnya iPhone mendapatkan lawan yang sepadan kali ini. Ponsel terbaru besutan vendor pembuat PDA yang sudah cukup punya nama sejak lama baru-baru ini merilis Palm pre, ponsel dengan yang menghadirkan banyak inovasi baru dalam teknologi ponsel baik secara software dan hardware.
Palm melakukan perubahan signifikan pada tampilan sistem operasinya yang di beri nama webOS dibandingkan sistem operasi pendahulunya yaitu PalmOS. Secara tampilan sistem operasi ini mengalami banyak perubahan menjadi lebih menarik dan mendukung multi touch tapi tetap ringan seperti PalmOS. Fitur yang paling menarik dari sistem operasi webOS adalah multitasking yang bisa menjalankan beberapa aplikasi sekaligus tanpa harus mematikan aplikasi lain yang sedang berjalan, fitur ini tidak ada di iPhone bahkan pada iPhone generasi paling barunya sekali pun yaitu iPhone 3GS. Fitur ini menjadi menarik karena kita bisa melakukan kegiatan yang saling berkesinambungan antar aplikasi sebagai contoh kita bisa membuka internet sambil membaca email sekaligus menrencanakan kegiatan kita pada calendar dan men-seting janjian dengan teman kita, sedangkan untuk melakukan itu di iPhone kita harus menutup aplikasi yang sedang aktif untuk dapat menjalankan aplikasi lain.
Tapi sayang Palm pre menggunakan jaringan CDMA yang kurang populer dibandingkan jaringan GSM, tapi kedepannya Palm sedang mengembangkan pre dalam jaringan GSM dan akan segera di perkenalkan di pasar Eropa dalam waktu dekat ini, pre diperkirakan akan masuk pasar Asia sekitar akhir tahun ini atau kuartal pertama tahun depan, tapi belum diketahui apakah ponsel ini akan di budling oleh operator tertentu atau dijual lepasan karena melihat trend ponsel-ponsel premium yang biasanya di bundle oleh operator.
In: Gadgets
4 Jul 2009
Palm baru saja merilis Palm pre dan Apple merilis iPhone 3GS. Tidak mau ktinggaln HTC, produsen ponsel premium pun merilis ponsel versi Androidnya minggu lalu. Secara fisik ponsel ini cukup menarik dengan lekukan khas Google phone (G1). Tetapi yang membedakan Hero dengan G1 adalah tidak adanya fisik keyboard alias sudah memakai virtual keyboard. Selain virtual keyboard HTC Hero juga masih dilengkapi dengan trackball seperti kebanyakan ponsel Android lainnya, kedua fitur ini seperti menggabungkan blackberry dan iphone dalam satu perangkat ponsel. Trackball ini berguna di beberapa bagian menu sistem operasi Android yang digunakan pada ponsel ini.
Keunggulan paling menonjol ponsel ini dibandingkan dengan iPhone 3G adalah fitur multitasking yang mengagumkan seperti yang juga dimiliki oleh Palm pre, dan kemampuan menampilkan halaman flash di web browsernya. Tampilan Android yang sudah di customize membuat tampilan Android ti ponsel ini cukup menawan.
Ini adalah demo dari HTC Hero diambil dari youtube.com/htc
17 Juni 2009 iPhone OS generasi ke 3 serentak bisa di download di seluruh dunia. Banyak fitur-fitur baru ditawarkan di sistem operasi perangkat bergerak milik Apple ini. Seminggu sebelumnya bersamaan dengan launching sistem operasi ini Apple juga merilis generasi terbaru dari iPhone, Apple menamainya sebagai iPhone 3GS yang di klaim punya kecepatan dua kali lebih cepat dari iPhone 3G sebelumnya, dan juga ditambahakan beberapa fitur tambahan yang cukup menarik.

Kembali lagi ke sistem operasi 3.0 banyak fitur-fitur menarik yang layak kita bahas disini. Kabar baik untuk pengguna iPhone yang lock dengan Telkomsel karena di sistem operasi ini Apple memperbaiki masalah pada penerimaan sinyal 3G. Sekarang penerimaan sinyal 3G makin stabil dan jarang sekali mengalami drop call atau drop sinyal 3G, bisa dibilang lebih stabil dibandingkan dengan OS 2.1.1. Masalah pada OS sebelumnya adalah pada saat indikator 3G muncul, indikator sinyal langsung drop dan sering kali mengalami drop call, sebelumnya ini bisa di perbaiki dengan meng-non aktifkan sinyal 3G, tapi kan perntanyaanya ngapain kita beli iPhone 3G kalau harus selalu mematikan fasilitas 3G nya. Saat ini landscape keyboard ada di semua aplikasi utama iPhone seperti Notes, email dan SMS.


Copy, Cut dan Paste. Akhirnya iPhone bisa cut, copy dan paste, fitur yang sangat diharapkan ada tapi belum juga muncul akhirnya direlease di versi 3.0, fitur ini sederhana tapi berguna untuk memindahkan data text lintas aplikasi.


Push Notification, salah satu fitur yang paling dinanti oleh pengguna iPhone karena fitur ini bisa men-Push besan berupa text, alerts dan suara. Saya sudah coba menggunakan salah satu aplikasi gratis yang mendukung fitur ini, hasilnya mengagumkan, kecepatan pushnya dahsyat. Yang paling dinanti untuk menggunakan fitur ini adalah Yahoo Messenger, tapi yahoo belum merilis aplikasi messengernya yang mendukung fitur ini. Kita tunggu saja.


MMS adalah salah satu fitur yang juga dinanti oleh para pengguna iPhone, walaupun sebenernya fasilitas ini bisa tergantikan oleh email, tapi memang untuk pesan-pesan multimedia pendek mungkin lebih efektif menggunakan MMS. Fitur ini akan otomatis ter-setting dengan operator Telkomsel pada saat pertama kita membuka aplikasi Messages. Fitur MMS ini bisa digunakan untuk mengirim konten text, foto dan video sekaligus.


Search engine Spotlight ditanamkan di OS 3.0 ini, yang berguna untuk mencari seluruh file berdasarkan kata kunci di dalam iphone kita. Sama seperti spotlight yang ada di komputer Mac. Cara mengaktifkan fitur ini hanya dengan meng-slide halaman depan iPhone ke bagian paling kanan. Pada indikator jumlah halaman, di sisi paling kiri akan terlihat icon spotlight.


Fitur menarik lainnya adalah VoicceMemos. Fitur ini berfungsi untuk merekam apa pun yang kita inginkan dalam bentuk format suara. Kita bisa merekam kuliah, merekam note untuk pengingat atau apa saja. Saya sudah mencoba fitur ini dan cukup kagum dengan konsumsi batreinya yang relatif irit dibandingkan dengan mengunakan Griffin iTalk yang ditancapkan ke iPod Classic 80Gb, perbedaanya cukup signifikan. Pada saat merekan menggunakan VoiceMemos saya meng-set iPhone pada posisi Flight mode karena bila sedang merekan dan ada pangilan masuk atau sms masuk, proses merekan akan berhenti, jadi lebih baik matikan jaringan GSMnya bisar aman. Untuk merekam selama 1 jam lebih VoiceMemos hanya mengkonsumsi batrei sekitar 1/8 total batrei, sangat jauh dibandingkan menggunakan Griffin iTalk yang menguras habis batrei iPod Classic 80Gb untuk durasi yang sama.
A2DP bluetooth connection, nah ini dia yang banyak dinanti pengguna iPhone, akhirnya dibuka juga fitur ini. Selain koneksi A2DP bluetooth iPhone saat ini juga bisa dipakai untuk pairing dengan perangkat lain seperti komputer tapi tidak bisa untuk melakukan file sharing. Jadi hanya bisa untuk pairing bermain game multi player dan konektifitas dengan perangkat earphones wireless.

Shake to Shuffle dan Shake to Undo, fitur baru yang cukup menarik juga, Shake to Shuffle bisa digunakan untuk aplikasi iTunes dan Shake to Undo bisa digunakan dengan semua aplikasi.

Dengan iPhone OS 3.0 memungkinkan untuk menjadikan iPhone sebagai modem dengan istilah “Internet tethering” bisa menggunakan kabel USB atau melalui koneksi bluetooth. Tapi untuk mengaktifkan fitur ini kita harus menghubungi operator terlebih dahulu. Saya sudah coba menghubungi CS telkomsel tapi yang ada malah saya cuma di lempar-lempar ke Costumer Representative (CR) satu ke yang lain. Sepertinya telkomsel tidak membekali CR nya dengan pengentahuan yang cukup tentang produk iPhone dan layanannya, sampai akhirnya saya tutup telponnya karena sudah menunggu hampir 10 menit tanpa jawaban tentang iPhone internet tethering.
Masih ada beberapa fitur menarik lain yang disertakan di iPhone OS 3.0, sepertinya bakal kepanjangan juga kalau semua saya bahas disini. Fitur tadi adalah fitur-fitur utama yang banyak dinanti oleh pengguna iPhone diseluruh dunia. Dream come true, thanks apple. Untuk melihat fitur lengkapnya bisa dilihat di iPhone Software Update.

“S” is for Speed. Itu lah arti dari hurus “S” yang ada di seri iPhone terbaru ini. Kalau mau disebut generasi ke 3 sepertinya belum pantas karena tidak banyak perubahan berarti selain memang kecepatan yang diklaim 2 kali lipat lebih cepat dibandingkan dengan iphone 3G sebelumnya, mungkin lebih pantas kalau kita sebut iPhone generasi ke 2,5
.
Dari sisi tampilan luar sama sekali tidak ada perubahan bentuk, sama seperti iPhone 3G sebelumnya. Perubahan terjadi pada sisi hardware yaitu prosesor ARM dengan kecepatan 500MHz yang menghasilkan kecepatan 2 kali lipat dari sebelumnya. iPhone 3G S sudah mendukung konektivitas internet dengan kecepatan 7,2 Mbps. Kamera yang sebelumnya 2 megapixel kini menjadi 3 megapixel dan ditambahkan fitur perekam video, tidak hanya merekam video, iPhone S juga bisa mengedit hasil video langsung didalam iPhone, dengan software editing didalamnya kita bisa memotong video dan langsung mengirimnya melalui email atau menyimpannya di mobileme.com. Dan yang terakhir ditanamkannya digital kompas yang bisa terhubung dengan aplikasi google maps untuk melihat posisi menghadap kita pada saat berdiri pada lokasi dengan panduan GPS.
Yup, itu saja yang ditambahkan oleh Apple ke perangkat mobile andalannya ini kali ini. Minimnya upgrade pada hardware ditutupi oleh Apple dengan merilis sistem operasi generasi ke tiganya yaitu iPhone OS 3.0. Kekecewaan tadi lumayan terobati dengan munculnya sistem operasi ini, karena banyak sekali update menarik seperti fasilitas Cut, Copy dan Paste yang bisa dilakukan lintas aplikasi. Push Notification untuk aplikasi-aplikasi online, fasilitas ini dapat digunakan untuk meng-push pesan berbasis text, angka dan suara tertentu, belum ada penjelasan yang lengkap apakah fasilitas ini akan mendukung aplikasi email dan messenger atau tidak. Pengembangan online shopping lewat iTunes store lebih ditingkatkan dengan dibukanya pembelian konten video dan buku online (tapi fasilitas ini tidak bisa dinikmati di Indonesia). Dan masih banyak bebrerapa fitur tambahan lain yang bisa dinikmati.
iPhone OS 3.0 ini baru bisa di download oleh pengguna iPhone dan iPod touch di seluruh dunia pada 17 Juni 2009 nanti, gratis untuk pelanggan iPhone dan $9 untuk pengguna iPod tuoch.

Emang bisa? Pertanyaan ini pasti muncul dibenak setiap orang. Dan baru Palm yang bisa menjawab pertanyaan ini dengan produk barunya yang dijadikan asesoris untuk produk Palm pre. Docking station sekaligus recharger ini diberinama Touchstone. Kelebihan recharger ini dibandingkan yang lain adalah bahwa bisa me-recharge hp Palm pre tanpa kabel, hanya dengan menempelkan Palm pre ke bidang Touchstone ini dan otomatis batrei Palm pre akan terisi.
Untuk bisa menggunakan Touchstone kita harus membeli satu set dengan cover belakang dari Palm pre seharga $70 dan dijual terpisah dengan unit Palm pre. Caranya, ganti backcover Palm pre dengan backcover bawaan Touchstone, colokan recharger Palm pre ke listrik dan hubungkan Touchstone menggunakan USB dan selanjutnya benda ini bisa me-recharge tanpa kabel.

Touchstone dan Palm pre adalah produk komersial pertama di dunia yang menggunakan wireless battery recharging.
Wow!! keren banget yaa

Palm adalah brand besar di dunia PDA dan smartphone dengan layar sentuh. Setelah sempat mengalami kebangkrutan dan sempat dijual ke perusahaan Jepang dan akhirnya di ambil alih kembali, kini Palm bangkit kembali dari mati suri selama beberapa tahun belakang dengan produk barunya. Ed Colligan sebagai CEO Palm dengan percaya diri menggaet seorang petinggi Apple yaitu Jon Rubinstein untuk mengembangkan produk baru Palm.
Jon Rubinstein yang didaulat menjadi executive chairman di Palm Inc. bukan sembarang orang di Apple Inc.. Jon adalah seorang senior vice president untuk hardware engineering. Di tahun 1998, Jon mengepalai pengembangan desain komputer iMac dari Apple dan menjadi bentuk desain personal komputer paling revolusioner pada masa itu. Setelah itu dia mengepalai divisi pengembangan iPod.
Dari pengalaman tersebut maka peranan Jon dalam lahirnya Palm pre tidak lah kecil setelah perusahaan ini lama tidak mengembangkan produk baru setelah produk terakhir mereka yaitu Palm Treo. Produk ini sendiri seperti sudah tidak punya jiwa sebagai produk Palm karena menggunakan sistem operasi Windows Mobile, produk ini pada akhirnya hanya menjadi cemoohan pagi para penggemar setia Palm, karena semua produk Palm selalu menggunakan sistem operasinya sendiri yaitu PalmOS. Sebenarnya Palm sudah mencoba bangkit dari keterpurukan perusahaannya dengan mencoba mengembangkan sebuah Netbook pada tahun 2007 dengan nama Palm Foleo, tapi produk ini gagal total bahkan sebelum produk ini di produksi secara masal dan dipasarkan secara luar.
Dengan semangat baru dan orang-orang baru di Palm Inc., Palm pre baru saja di launching di Amerika Serikat dengan menggandeng operator CDMA Sprint dengan harga bundle $199. Belum ada konfirmasi apakah Palm pre akan di buat dalam versi GSM, bila iya bukan tidak mungkin Palm pre akan masuk ke pasar Indonesia. Kalau pun tidak dibuat dalam versi GSM belum ada sinyalemen operator CDMA di Indonesia ada yang tertarik untuk menghadirkanya di tanah air.
Kenapa posting ini saya beri judul ini, karena akan ada ulasan tentang Plam pre VS iPhone 3G.
Setelah sekian lama bersabar untuk mendapatkan iPhone secara resmi di Indonesia, akhirnya kesampean juga unuk mendapatkan gadget impian ini. Prosesnya tidak sulit karena kantor saya punya account corporate telkomsel, jadi gak perlu antri di hari pertama launching. Saya ambil paket Turbo dengan iPhone 8gb dengan harga Rp. 4.900.500 (included PPN 10%) untuk unit iPhone dan Rp. 350.000 untuk bundle carrier nya dan mendapatkan gratis internet 500mb per bulannya.
Berikut ini adalah foto unboxing iPhone 3G

iPhone 3G Telkomsel

iPhone 3G Telkomsel

Pertama kali box di buka

Out from the box

Out from the box

Buku manual (Bahasa Indonesia), SIM removing tool dan kain lap

iPhone 3G!!

iPhone 3G tampak samping

iPhone 3G tampak atas

iPhone 3G tampak bawah

iPhone 3G tampak samping

iPhone 3G sebelum diaktivasi
Karena saya sebelumnya sudah menggunakan iPhone veri sebelumnya, saya berkesempatan untuk bisa membandingkan secara fisik iPhone 2G dan iPhone 3G. Secara fisik ukuran tidak ada perbedaan mencolok, perbedaan mencolok hanya ada di bagian belakang yang sekarang berbahan plastik dan berwarna hitam. Pada foto yang sebelah kiri adalah iPhone 2G dan yang sebelah kanan adalah iPhone 3G. Sedangkan pada foto berikutnya yang atas adalah iPhone 3G dan yang bawah adalah iPhone 2G.

Perbandingan fisik antara iPhone 2G dan iPhone 3G

Iphone 2G dan 3G tampak samping

Iphone 2G dan 3G tampak atas

Iphone 2G dan 3G tampak samping

Iphone 2G dan 3G tampak bawah

Iphone 2G dan 3G tampak belakang
Dari sisi Operating System, iPhone 3G terasa lebih cepat dalam prosesing dibandingkan generasi sebelumnya karena memang iPhone 3G sudah menggunakan prosesor yang lebih cepat dibandingkan iPhone 2G.
Selain kecepatan koneksi internet dengan jaringan 3G fitur yang menarik di iPhone 3G ini adalah GPS (Global Poritioning System) yang dapat menunjukkan lokasi dimana kita berada menggunakan satelit yang terhubungkan langsung dengan Google Maps.
Tepat jam 12 tengah malam pesawat Airasia yang membawa saya ke KL mendarat di bandara international Kuala Lumpur, Malaysia. Ini kali pertama saya menginjakkan kaki di negara orang, memang di KL saya cuma transit sambil menunggu penerbangan selanjutnya ke Hanoi.
Ke KL dari Jakarta menempuh waktu selama hampir dua jam.
Sampai di KL perut terasa lapar, maklum karena saya naek budget airline yang harga tiketnya sangat murah untuk sebuah penerbangan international, flight Jakarta ke KL hanya Rp 300.000 saja.
Area LCCT di dalam bandara international KL ini adalah area yang di seting untuk pendaratan pesawat budget airline yang salah satunya adalah airasia. Fasilitas di dalamnya tidak terlalu istimewa dan memang saat ini area ini sedang dalam tahap penyelesaian, sepertinya area ini memang baru saja di operasikan sebagai area penumpang pesawat konersial, karena saya lihat area ini sepertinya di satukan dengan bandra kargo. Mmmm jadi para penumpangnya dianggap barang heehe.
Walaupun diseting sebagai bandara untuk budget airline, tapi fasilitas free wifi disediakan oleh bandara. Tidak seperti bandara sukarno hatta.
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis. Aliquam sit amet felis. Mauris semper, velit semper laoreet dictum, quam diam dictum urna, nec placerat elit nisl in quam. Etiam augue pede, molestie eget, rhoncus at, convallis ut, eros. Aliquam pharetra.